Assalamu'alaikum

Tiada kesempurnaan hari tanpa dimulai dengan pagi...Tiada kesempurnaan ibadah tanpa dimulai dengan Bismillah...Tiada kesempurnaan lisan tanpa di Mulai dengan Tersenyum ^___^ Assalamu'alaikum..Selamat berlayar di samudra Inspirasiku...Semoga sedikit yang aku tuang bisa bermanfaat untuk semua...Salam Persahabatan...^____^




Showing posts with label Bicara Soal Jodoh. Show all posts
Showing posts with label Bicara Soal Jodoh. Show all posts

Thursday, June 14, 2012

Jangan Cari Jodoh Di Dunia Maya, Keshalihannya Belum Tentu Nyata

Sebelumnya kami hanya membaca nasihat seperti ini di dunia maya. Akan tetapi setelah mendengar dan melihat langsung, dan kasusnya tidak hanya satu. kami melihat bukti langsung bagaimana seorang laki-laki dan wanita, yang sudah mengenal agama dengan manhaj yang benar berdasarkan pemahaman sahabat, mereka berdua malah terjerumus dalam hal ini.Padahal kita sudah diajarkan bagaimana cara yang benar mencari jodoh yaitu dengan ta’aruf yang syar’i. Oleh karena itu maka kami coba menangkat tema ini.

#Umumnya dilakukan oleh yang kurang imannya
Mungkin awalnya tidak bermaksud mencari jodoh, akan tetapi lemahnya iman yang membuatnya bermudah-mudah berhubungan dengan hubungan yang tidak halal, padahal mereka sudah mengetahui ilmunya. Inilah fenomena yang sering terjadi belakangan ini, wanita dibalik hijabnya yang tertutup rapat tetapi hijab kehormatannya tidak tertutup dibalik e-mail,inbox FB, dan SMS. Begitu juga dengan laki-laki dengan penisbatan mereka kepada, “as-salafi”, “al-atsari” dengan hiasan-hiasan status dan link berbau syar’i, akan tetapi sikap dan wara’-nya tidak menunjukkan demikian.
Hubungan laki-laki dengan wanita yang berujung cinta adalah kebahagian hati terbesar bagi manusia terutama pemuda, lebih-lebih bagi mereka yang belum pernah mecicipi sama sekali. Maka ketika bisa merasakan pertama kali sebagaimana berbuka puasa, sangat nikmat dan bahagia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,


للصائم فرحتان : فرحة عند فطره و فرحة عند لقاء ربه


“Orang yang berpuasa memiliki 2 kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka puasa dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabb-Nya kelak” (HR. Muslim, no.1151)


Mereka yang sudah paham tentu tidak leluasa melakukannya di dunia nyata, baik karena tidak ada kesempatan ataupun malu jika ketahuan. Akan tetapi kedua hal ini hilang ketika berkecimpung di dunia maya. Mulai dari cara halus dengan menyindir dan tersirat ke arah cinta tak halal sampai dengan cara terang-terangan. Ketika mereka merasakan nikmat perasaan cinta yang berbunga-bungan maka lemahnya iman tidak bisa membendung sebagaimana berbuka puasa. Sehingga terjalinlah cinta yang tidak diperkenankan syariat bahkan sampai ke arah pernikahan.

Monday, June 11, 2012

Mencintaimu Karena Allah

Wahai Diri
Jika memang benar kau mencintainya karena Allah
Cintailah dia dengan cara yang benar
Cintailah dia dengan cara yang tepat

Ya Rabb..
Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan
Ya Rabb...
Jika dia memang jiwa yang Kau pilihkan untukku, berilah kami petunjuk dan jalan ..
Jika  dia memang takdir bagiku...
Pantaskanlah dia untukku dan pantaskan diriku untuknya...

Ya Rabb..
Aku memilihnya karena sebuah keyakinan
Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya
Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya...
Aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya..

Tuesday, May 1, 2012

Aku Suka dengan caramu Mencintaiku...

Dalam kisah ini ada dua hamba Allah yang sedang di uji keimanannya,
seorang kaum Adam dan Hawa. Ujian isi soal Cinta dan perasaan yang di mana keduanya belum siap melangkah...untuk ke depan, yaitu pernikahan...

Maka dari itu apa yang harus mereka lakukan MENCINTAI DALAM DIAM
kata-kata inilah yang menjadi tiang,dan mereka bersepakat untuk berteman

Adam itu sempat mengirimkan layang,jika aku simpulkan layang itu berbunyi

AKU CINTA KARENA ALLAH
sering aku mendengar kata ini "Cinta" bahkan mungkin sejak masih ingusan,
tapi kata "Cinta Karena Allah" aku baru mendengarnya saat aku mengenalmu,
lalu seperti apa"Cinta Karena Allah"itu?

Monday, April 30, 2012

Teruntukmu yang Mencintaiku



Teruntuk engkau yang mencintaiku..

Ketika kau masih tak mampu menghalalkanku..

Ijinkanlah aku berbicara tentang cinta padamu..





♥♥

Wahai yang mencintaiku karena-Nya...

Sesungguhnya... Kata kata cintamu tak menjadi mata air yg jernih di

padang pasir di tengah sahara hatiku.. Tetapi justru...

Menjadi percikan api yg setiap saat mampu membakar diriku..

Saturday, April 28, 2012

Allah, Siapa jodohku???


“Allah, Siapa Jodohku?”,...
 Terkadang pertanyaan semacam ini sering terbersit di benak kita, terlebih ketika kita menyadari usia yang terus beranjak, dan kita sudah tidak muda lagi. Hmm…, masalah jodoh memang penuh misteri.., dan hanya Allah yang mengetahui siapa jodoh kita dan kapan kita akan di pertemukan dengannya. Tapi yakinlah sahabat, Allah pembuat scenario terbaik, sutradara terbaik dalam kehidupan ini. Allah sudah menetapkan jodoh kita di Lauh Mahfudz sana, jauh sebelum kita lahir ke dunia ini. Tugas kita sekarang adalah meningkatkan ikhtiar. Meningkatkan kualitas diri sehingga Allah berkenan memberikan kita pasangan yang shaleh/shalehah.

Jodoh memang penuh misteri, dan terkadang penuh kejutan. Ada yang telah melalang buana ke berbagai penjuru daerah, ternyata jodohnya adalah tetangga sendiri, teman sekolah, teman kuliah, teman kantor, teman organisasi di kampus atau bahkan teman di FB. Ada yang baru ketemu sekali dan merasa cocok kemudian memutuskan untuk menikah. Ada juga yang pacaran bertahun-tahun tapi ternyata tidak berjodoh, malah jodohnya adalah orang yang baru dia temui . Ada yang menikah karena di jodohkan oleh kedua ortu, di kenalkan oleh teman, atau melalui proses Murabbi atau Murabbiyah. Ada yang menikah di usia dini, ada juga yang harus menunggu sampai usia 30/40 tahun. Ada yang pertama kali berinteraksi, langsung mengetahui bahwa dia jodohnya. Ada pula yang sudah kenal sebelumnya dan tidak pernah menduga, ternyata berjodoh. Jodoh benar-benar misteri, apakah kita akan berjodoh dengan orang yang belum dikenal sebelumnya atau bahkan orang yang sudah kita kenal dan dekat di sekitar kita. Tinggal kita yang memilih akan menjemput jodoh yang disertai keberkahan atau tidak. Apapun ikhtiar yang dilakukan, semoga menuai berkah Allah.

Download