Enam
tahun sebelumnya, nyaris tiada kesan indah saat pertama kali kami
berjumpa. Bahkan perasaan iri sempat singgah di hati ketika melihat
canda tawanya bersama ketiga teman karibnya. Mengapa aku tak bisa
seceria mereka,padahal akupun ingin memulai hari-hari pertamaku di
bangku SMEA dengan bahagia.Sekolah baru,teman-teman baru,tak sepenuhnya
memberiku semangat baru. Yang ada justru perasaan cemburu dengan mereka
yang bertemu dan langsung akrab dengan teman-teman baru.
Astaghfirulloh! Sebuah kenangan masa sekolah yang konon kata orang sulit
untuk dilupakan.
Aku menulis dengan hati... Sebagai pengingat diri sendiri dan juga siapa saja yang membaca tulisan di blog ini ^^ Setiap baris kata untuk menyadarkan diri kita bahwa, DUNIA sementara AKHIRAT kekal semalanya
Tuesday, May 1, 2012
Aku Suka dengan caramu Mencintaiku...
Dalam kisah ini ada dua hamba Allah yang sedang di uji keimanannya,
seorang kaum Adam dan Hawa. Ujian isi soal Cinta dan perasaan yang di mana keduanya belum siap melangkah...untuk ke depan, yaitu pernikahan...
Maka dari itu apa yang harus mereka lakukan MENCINTAI DALAM DIAM
kata-kata inilah yang menjadi tiang,dan mereka bersepakat untuk berteman
Adam itu sempat mengirimkan layang,jika aku simpulkan layang itu berbunyi
AKU CINTA KARENA ALLAH
sering aku mendengar kata ini "Cinta" bahkan mungkin sejak masih ingusan,
tapi kata "Cinta Karena Allah" aku baru mendengarnya saat aku mengenalmu,
lalu seperti apa"Cinta Karena Allah"itu?
seorang kaum Adam dan Hawa. Ujian isi soal Cinta dan perasaan yang di mana keduanya belum siap melangkah...untuk ke depan, yaitu pernikahan...
Maka dari itu apa yang harus mereka lakukan MENCINTAI DALAM DIAM
kata-kata inilah yang menjadi tiang,dan mereka bersepakat untuk berteman
Adam itu sempat mengirimkan layang,jika aku simpulkan layang itu berbunyi
AKU CINTA KARENA ALLAH
sering aku mendengar kata ini "Cinta" bahkan mungkin sejak masih ingusan,
tapi kata "Cinta Karena Allah" aku baru mendengarnya saat aku mengenalmu,
lalu seperti apa"Cinta Karena Allah"itu?
Monday, April 30, 2012
Teruntukmu yang Mencintaiku
Teruntuk engkau yang mencintaiku..
Ketika kau masih tak mampu menghalalkanku..
Ijinkanlah aku berbicara tentang cinta padamu..
♥♥
Wahai yang mencintaiku karena-Nya...
Sesungguhnya... Kata kata cintamu tak menjadi mata air yg jernih di
padang pasir di tengah sahara hatiku.. Tetapi justru...
Menjadi percikan api yg setiap saat mampu membakar diriku..
Teruntuk engkau yang mencintaiku..
Ketika kau masih tak mampu menghalalkanku..
Ijinkanlah aku berbicara tentang cinta padamu..
♥♥
Wahai yang mencintaiku karena-Nya...
Sesungguhnya... Kata kata cintamu tak menjadi mata air yg jernih di
padang pasir di tengah sahara hatiku.. Tetapi justru...
Menjadi percikan api yg setiap saat mampu membakar diriku..
Saturday, April 28, 2012
Allah, Siapa jodohku???
“Allah, Siapa Jodohku?”,...
Terkadang pertanyaan semacam ini sering
terbersit di benak kita, terlebih ketika kita menyadari usia yang terus
beranjak, dan kita sudah tidak muda lagi. Hmm…, masalah jodoh memang
penuh misteri.., dan hanya Allah yang
mengetahui siapa jodoh kita dan kapan kita akan di pertemukan dengannya.
Tapi yakinlah sahabat, Allah pembuat scenario terbaik, sutradara
terbaik dalam kehidupan ini. Allah sudah menetapkan jodoh kita di Lauh
Mahfudz sana, jauh sebelum kita lahir ke dunia ini. Tugas kita sekarang
adalah meningkatkan ikhtiar. Meningkatkan kualitas diri sehingga Allah
berkenan memberikan kita pasangan yang shaleh/shalehah.
Jodoh memang penuh misteri, dan terkadang penuh kejutan. Ada yang telah melalang buana ke berbagai penjuru daerah, ternyata jodohnya adalah tetangga sendiri, teman sekolah, teman kuliah, teman kantor, teman organisasi di kampus atau bahkan teman di FB. Ada yang baru ketemu sekali dan merasa cocok kemudian memutuskan untuk menikah. Ada juga yang pacaran bertahun-tahun tapi ternyata tidak berjodoh, malah jodohnya adalah orang yang baru dia temui . Ada yang menikah karena di jodohkan oleh kedua ortu, di kenalkan oleh teman, atau melalui proses Murabbi atau Murabbiyah. Ada yang menikah di usia dini, ada juga yang harus menunggu sampai usia 30/40 tahun. Ada yang pertama kali berinteraksi, langsung mengetahui bahwa dia jodohnya. Ada pula yang sudah kenal sebelumnya dan tidak pernah menduga, ternyata berjodoh. Jodoh benar-benar misteri, apakah kita akan berjodoh dengan orang yang belum dikenal sebelumnya atau bahkan orang yang sudah kita kenal dan dekat di sekitar kita. Tinggal kita yang memilih akan menjemput jodoh yang disertai keberkahan atau tidak. Apapun ikhtiar yang dilakukan, semoga menuai berkah Allah.
Jodoh memang penuh misteri, dan terkadang penuh kejutan. Ada yang telah melalang buana ke berbagai penjuru daerah, ternyata jodohnya adalah tetangga sendiri, teman sekolah, teman kuliah, teman kantor, teman organisasi di kampus atau bahkan teman di FB. Ada yang baru ketemu sekali dan merasa cocok kemudian memutuskan untuk menikah. Ada juga yang pacaran bertahun-tahun tapi ternyata tidak berjodoh, malah jodohnya adalah orang yang baru dia temui . Ada yang menikah karena di jodohkan oleh kedua ortu, di kenalkan oleh teman, atau melalui proses Murabbi atau Murabbiyah. Ada yang menikah di usia dini, ada juga yang harus menunggu sampai usia 30/40 tahun. Ada yang pertama kali berinteraksi, langsung mengetahui bahwa dia jodohnya. Ada pula yang sudah kenal sebelumnya dan tidak pernah menduga, ternyata berjodoh. Jodoh benar-benar misteri, apakah kita akan berjodoh dengan orang yang belum dikenal sebelumnya atau bahkan orang yang sudah kita kenal dan dekat di sekitar kita. Tinggal kita yang memilih akan menjemput jodoh yang disertai keberkahan atau tidak. Apapun ikhtiar yang dilakukan, semoga menuai berkah Allah.
Friday, April 27, 2012
Saat kita mampu menahan diri untuk tidak menuruti segala keinginan nafsu, maka kita akan menjadi rajanya. Tapi, jika kita mengikuti segala keinginan nafsu, maka kita akan berubah total menjadi hambanya. Orang yg bisa bersabar dari bujukan nafsunya, ia akan menjadi mulia, bahkan lebih mulia dari Malaikat. Sebaliknya orang jg bisa menjadi lebih hina dari Hewan, kala ia mengikuti segala keinginan nafsunya.
Thursday, April 12, 2012
Bertanya tentang jodoh..??
P : "Sist, mau nikah ya?"
A : "Insya اَللّهُ mau lah.. Kan sunnah Rasulullah.."
P : "Dah punya calon?"
A : "Alhmdulillah sudah, kan sudah ditulis sama اَللّهُ"
P : "Siapa dia?"
A : "Insya اَللّهُ dia adalah lelaki pilihan اَللّهُ"
P : "Mngapa mau nikah sama dia?"
A : "Insya اَللّهُ memilih dia karena اَللّهُ"
P : "Bagaimana nanti ketemunya?"
A : "Yakin saja, اَللّهُ punya cara yang tak pernah kita duga. Percaya saja sama اَللّهُ "...
P : "Lhah, kapan donk nikahnya?"
A : "hmm.. اَللّهُ Maha Tahu kok kapan waktu yang tepat dan terbaik"
P : "Trus, dmana ketemunya?"
A : "tenang... Masih di bumi اَللّهُ , kaluo toh memag tidak di dunia, Insya اَللّهُ di syurganya اَللّهُ "
P : "jadi..."
A : "Serahkn pd اَللّهُ, niatkn tuk gapai ridhaNya semata. Insya اَللّهُ beres! ^_^"
Apapun yang berkaitan dengan rezeki (termasuk jodoh), jangan diletakkan di hati! "Tp benar2 serahkn pd اَللّهُ.." ^___^
A : "Insya اَللّهُ mau lah.. Kan sunnah Rasulullah.."
P : "Dah punya calon?"
A : "Alhmdulillah sudah, kan sudah ditulis sama اَللّهُ"
P : "Siapa dia?"
A : "Insya اَللّهُ dia adalah lelaki pilihan اَللّهُ"
P : "Mngapa mau nikah sama dia?"
A : "Insya اَللّهُ memilih dia karena اَللّهُ"
P : "Bagaimana nanti ketemunya?"
A : "Yakin saja, اَللّهُ punya cara yang tak pernah kita duga. Percaya saja sama اَللّهُ "...
P : "Lhah, kapan donk nikahnya?"
A : "hmm.. اَللّهُ Maha Tahu kok kapan waktu yang tepat dan terbaik"
P : "Trus, dmana ketemunya?"
A : "tenang... Masih di bumi اَللّهُ , kaluo toh memag tidak di dunia, Insya اَللّهُ di syurganya اَللّهُ "
P : "jadi..."
A : "Serahkn pd اَللّهُ, niatkn tuk gapai ridhaNya semata. Insya اَللّهُ beres! ^_^"
Apapun yang berkaitan dengan rezeki (termasuk jodoh), jangan diletakkan di hati! "Tp benar2 serahkn pd اَللّهُ.." ^___^
Sunday, March 4, 2012
Jangan Terlena pada Kesenangan Duniawi
Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mareka itulah orang-orang yang merugi. Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang diantara kamu lalu ia berkata: " Ya Tuhanku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?" Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Menegetahui apa yang kamu kerjakan.
(Q.S Munafiquun 9-11)
Penuhilah Panggilan Allah
Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan sembahyang pada hari jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan sembahyang, maka bertebarlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung. Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah, " Apa yang di sisi Allah adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan". dan Allah sebaik-baik pemberi rezki.
(Q.S Al Jumu'ah: 9-11)
Jangan Sampaikan pada Angin
Banyaknya beban hidup kadang membuat kita tidak sanggup menaggung sendiri, itulah kenapa kita sering menumpahkan unek-unek dan beban kita pada sahabat atau orang lain. Tapi sayang tidak semua orang mampu menyimpan rahasia kita, dan mereka justru membuka rahasia kita pada orang lain.
Kahlil Gibran dalam kalimatnya, "Jika kau sampaikan rahasiamu pada angin, jangan salahkan angin bila ia kabarkan pada pepohonan."
Hadist Rasulullah, "Barangsiapa membongkar aib saudaranya, Allah akan membongkar aibnya. barangsiapa yang dibongkar aibnya oleh Allah, Allah akan mempermalukannya, bahkan di tengah keluarganya."
So, jangan bongkar aib saudara kita biar Allah tidak membongkar aib kita ^__^
Golongan yang Merugi
(Ingatlah) hari (ketika) mereka semua dibangkitkan Allah, lalu mereka bersumpah kepadaNya (bahwa mereka bukan orang musyrik) sebagaimana mereka bersumpah kepadamu, dan mereka menyangka bahwa sesungguhnya mereka akan memperoleh suatu (manfaat). Ketahuilah, bahwa sesungguhnya merekalah orang-orang pendusta. Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mebgingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah bahwa sesungguhnya golongan ayaitan itulah golongan yang merugi.
(Al Mujaadilah: 18-19)
Subscribe to:
Posts (Atom)

